Ditemui Korankaltim.com Jumat (21/10/2022) malam tadi di sel Mapolsek Balikpapan Selatan, Teson mengaku kesal lantaran kerap diancam dan dibuli oleh AA sehingga nekat melakukan aksi penganiayaan menggunakan sebilah parang Kamis (20/10/2022) petang lalu pukul 17.30 WITA di kawasan perumahan PT Her RT 49 Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan.
"Dia mengancam saya pas saya lagi kerja memperbaiki teras, katanya tidak usah dikerjakan. “rasain kalian akan selesai” katanya pas saya lagi ngerjain teras." kata Teson.
Puncaknya saat hari kejadian, Teson yang berada di dalam rumah melihat AA lewat hendak ke kebun. "Saya lagi di rumah, saya ambil parang, dia pas lewat depan saya ngancam-ngancam lalu saya ambil parang saya timpas tangan dada, sudah itu saja yang saya ingat." ungkapnya.
Teson membabi buta melayangkan parang ke arah AA tanpa ampun hingga pria yang merupakan kru KN SAR Wisanggeni itu mengalami luka sayatan parah di bagian tangan, lengan, kaki dan dada hingga jatuh terkapar.
Usai puas melampiaskan emosinya, Teson meninggalkan AA dalam kondisi tubuh bersimbah darah. "Dia terkapar lalu saya tinggal, saya pulang lalu menunggu saya ditangkap," jelas Teson lagi.
Anggota Polsek Balikpapan Selatan yang mendapat laporan kejadian itu kemudian mendatangi rumah Teson yang notabene tetangga AA sendiri. Rupanya pada saat akan diamankan, Teson melakukan perlawanan, dia enggan melepaskan parang yang digenggam. "Saya takut dikeroyok sama warga makanya saya melawan, " ungkapnya.
Proses penangkapan berjalan alot hingga malam hari. Petugas sempat meletuskan tembakan peringatan ke udara, namun tidak dihuraukan Teson. Polisi terus membujuk, akhirnya dengan kesigapan petugas pelaku berhasil diringkus bersama warga.
"Anggota kami sempat melakukan tembakan peringatan, karena pelaku membahayakan masyarakat. Dia memegang senjata tajam jenis parang. Alhamdulillah dengan kesigapan anggota kami, pelaku dapat diamankan tanpa ada kekerasan," ungkap Kapolsek Balikpapan Selatan AKP Bambang Suhandoyo kepada media ini.
Teson pun langsung dikeler ke Mapolsek Balikpapan Selatan bersama barang bukti sebilah parang. "Sudah kami amankan pelaku berikut barang buktinya dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka," pungkas Bambang.
Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Basarnas Balikpapan harus dilarikan ke rumah sakit setelah dianiaya tetangganya sendiri menggunakan senjata tajam hari Kamis (20/10/2022) petang sekitar jam setengah enam sore di Perumahan PT Her RT 49 Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan
AA yang jadi korban saat pulang kerja dan hendak ke kebun harus dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) akibat luka bacok dimana awalnya pelaku yang tetangganya sendiri menganiaya karena diduga mengalami gangguan jiwa.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur