Menanggapi hal itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kaltim-Kaltara, Muiz Thohir kembali melakukan rapat evaluasi dan tata kelola Pelabuhan Penyeberangan Kariangau pada Senin (3/10) sore berama para operator.
"Cashback itu kan memang dari dulu tidak benar, sebenarnya kami dari BPTD tidak masuk ke arah sana. Ya sebenarnya mereka (Opertor) sudah sepakat bahwa itu tidak benar, informasinya dulu pernah disepakati juga waktu pertemuan sebelumnya dengan mengundang para pihak dan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha). Kalau cashback kan lebih ke marketing internal mereka, ya kita tidak mengatur," paparnya.
Dalam rapat itu, menurutnya sekaligus menagih komitmen para operator untuk dapat menjalankan kesepakatan yang sudah dituangkan dalam berita acara.
"Sebenarnya di dalam rapat ini juga untuk menagih komitmen mereka kembali sebenarnya kan udah sepakat. Kalau gak sepakat berarti ada apa kan ?. Makanya di dalam rapat ini mencoba duduk kembali makanya tadi setiap yang saya sampaikan kita minta pendapat kalau clear (tidak ada persoalan) dituangkan dalam berita acara," jelasnya.
Terkait dengan sanksi bagi si pelanggar, kata Muiz juga dituangkan dalam berita acara. Di mana nanti akan menyesuaikan tim yang akan dibentuk oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim.
Tim pengawas tersebut berisi para pihak seperti Dishub Kaltim, BPTD, TNI-Polri, dan Kejaksaan yang akan bekerja berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kaltim.
"Muatan sanksi ada, nanti dari tim pengawas yang dibentuk oleh Kadishub Kaltim, tim itu yang akan dibentuk untuk mengawasi kesepakatan itu. Jadi nanti tim pengawasanya ada. Sanksi misalnya masalah disiplin waktu, masing-masing operator punya kesempatan 30 menit untuk sandar dan muat. Kalau misal terjadi pelanggaran telat ya diberangkatkan kosong saja," jelasnya.
Dia mengakui permasalahan cashback sukar untuk diungkap, lantaran lebih kepada hubungan masing-masing operator. "Soal cashback ini kan susah juga menemukannya, tapi kita juga susah membuktikannya. Cashback itu tidak dibenarkan udah internal mereka juga udah komitmen," tandasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor : Maruly Zainuddin