"Yang paling dibutuhkan saat ini pakaian dan makanan jadi, terutama buat anak-anak. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, semua habis terbakar," ujar Jaya di posko kebakaran RT 18, Kamis (8/9/2022) siang.
Warga yang tercatat di RT 18 Kelurahan Marga Sari, Balikpapan Barat ini mengatakan, saat kebakaran terjadi dirinya sedang berjualan di pasar. Saat tiba di dekat rumah, api sudah menghanguskan rumahnya."Yang paling penting anak-anak saya semua selamat," katanya.
Ketua RT 18, Darwis menyebut, ada 32 rumah yang terdiri dari 47 KK dan 160 jiwa yang terdampak kebakaran."Ada dua RT yang terdampak, yakni 18 dan 20. Kalau data yang saya sampaikan khusus di RT 18," sebut Darwis.
Khusus untuk RT 20, Darwis menyebut kebakaran menghanguskan sekitar 10 ruko. Ketua LPM Margasari, Usman Daming menambahkan, untuk posko bantuan dipusatkan di satu titik untuk memudahkan proses penyaluran bantuan. "Kami kumpulkan bantuan masyarakat dan disalurkan ke para korban,"timpalnya.
Diketahui kebakaran terjadi pada Rabu (7/8/2022) siang di RT 18 dan 20 Kelurahan Marga Sari, Balikpapan Barat yang menghanguskan 34 bangunan. Api baru dapat dijinakan pada malam hari, lantaran material yang terbakar bahan tekstil dan plastik.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Maruly Zainuddin