"Sebenarnya kami fokus pada solar subsidi, kebetulan dengan gencar razia itu kita juga amankan pengetap BBM pertalite yang disalahgunakan," paparnya.
Dalam kegiatan razia tersebut pihaknya mengamankan seorang anak di bawah umur yang kedapatan ikut mengetap BBM.
Melihat hal itu, petugas kemudian mengamankan anak tersebut bersama satu unit kendaraan bermotor lengkap dengan empat jeriken ke Mapolsek Balikpapan Timur.
"Untuk sementara hanya sosialisasi, belum ada tindakan hukum, kan ada satu unit sepeda motor yang kami amankan pertama karena memang itu jelas ngetap di pinggir jalan membawa jeriken pada saat anggota lidik narkoba kita temukan, makanya kami amankan unitnya itu yang membawa juga masih anak di bawah umur usia 15 tahun," bebernya.
Dia pun meminta kepada orang tua atau wali anak tersebut untuk datang ke Mapolsek Balikpapan Timur guna dimintai keterangan dan diberi imbauan.
"Kemudian disuruh datang orang tuanya kan anak- anak tak boleh membawa kendaraan, kemudian orang tuanya di Sulawesi, di sini dia sama pamannya, kami panggil belum datang, tapi barang masih kami amankan. Motor itu bawa jeriken juga."jelasnya.
Dia menambahkan bahwa pihaknya tidak melakukan proses hukum, melainkan memberikan imbauan dan sosialisasi kepada para pengetap.
"Kami amankan dan kami beri pemahaman saja bahwa sekarang pertalite intinya di SE (surat edaran) sekali jual dan tidak dapat diperjual belikan, "tandasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Maruly Zainuddin