Usai membuka pelatihan vokasi calon ahli K3, Kepala Distransnaker Kukar, Akhmad Hardi Dwi Putra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program Kukar siap kerja. Di mana hal ini merupakan merupakan bagian dari program dedikasi dari Bupati dan Wakil Bupati Kukar 2021-2026.
"Sudah banyak pelatiha dari tahun 2021 sampai dengan 2022. Seperti pelatihan mekanik, pelatihan security. Total keseluruhan yang sudah kami berikan pelatihan kerja, sudah ada sekitar 180 orang, dan sebagian dari mereka sudah bekerja," jelasnya.
Kemudian, dirinya juga berpesan kepada para peserta yang mengikuti pelatihan khususnya agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena kesempatan tak datang untuk kedua kalinya.
"Selanjutnya jaga kesehatan serap ilmunya, karena ini gol terakhirnya akan merubah nasib mereka sendiri, dan saya harapkan mereka bisa menjadi tulang punggung keluarga," ucapnya lagi.
Dia menegaskan bahwa setiap pelatihan yang dilaksanakan Distransnaker merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam rangka menjamin masyarakatnya untuk mudah mencari kerja.
Direktur PT LSM, AW Syarifuddin menambahkan rangkaian kegiatan diawali dengan tahapan pembinaan, kemudian kunjungan lapangan, dan membuat proposal untuk melaksanakan ujian dan terakhir dilanjutkan seminar.
"Jadi targetnya peserta harus mendapatkan nilai minimal nilai kelulusan 65. Dan legalitasnya tetap harus dari Kementerian Ketenagakerjaan," tambahnya.
Peserta yang dinyatakan lulus akan diberikan sertifikat sebagai ahli .Hal ini bertujuan agar memudahkan mereka untuk mencari kerja. "Jasa K3 ini juga sangat dibutuhkan oleh perusahaan," tandasnya.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah