Saat itu, kondisi jalan lengang. Dia melaju sendiri dengan beban kendaraan 17 ton. Pada saat jalan menurun, seperti biasa Ismail menurunkan gas dan menginjak pedal rem. Akan tetapi kali ini, pedal rem yang diinjak tidak berfungsi.
Sekonyong-konyong truk dengan bak terbuka ini meluncur bebas tak terkendali. Ismail sudah berusaha mengendalikan setir namun laju kendaraan mengalahkan tenaga, hingga akhirnya menyeruduk rumah dan tiga kendaraan roda empat.
"Truk ini dari Jawa tujuan Kaltim ke Kariangau muatan 17 ton, waktu di persimpangan saat itu rem masih baik, namun ketika di turunan kedua gak mau ngerem. Langsung kayak orang dilempar batu dari atas, truk hilang kendali mau saya banting kiri ternyata tidak bisa akhirnya nabrak tiga mobil sama rumah," ucap Ismail di lokasi kejadian.
Diketahui tiga kendaraan R4 yakni Toyota Avanza warna Abu-abu nopol KT 1641 LZ, Daihatsu Espas pikap warna Hitam nopol KT 8241 CI dan Daihatsu Espas pikap warna Hitam nopol KT 8087 MA mengalami rusak parah. Akibat dorongan truk itu, posisi pikap saling menumpuk dengan Avanza.
Batangan besi scaffolding juga berserakan di jalan karena tumpah dari bak truk.
Tidak hanya itu, rumah milik warga di Jl Projakal Km 5,5 RT. 66 Nomor 54 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara juga mengalami kerusakan di bagian teras rumah akibat benturan keras truk.
Atas kejadian itu dia mengaku pasrah dan siap bertanggungjawab. "Ini masih dalam pertimbangan pengurus saya yang memberikan order, pihak saya ya siap bertanggungjawab. Namanya musibah mau gimana lagi, kan musibah gak ada di kalender," katanya.
Sekira pukul 13.00 Wita, petugas Satlantas Polresta Balikpapan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan masih melakukan pengaturan lalu lintas dan olah TKP. Selain itu juga akan dilakukan evakuasi kendaraan.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Supiansyah