Pemilihan ketua RT dilakukan dengan beberapa tahapan, mulai dari penjaringan, pemilihan dan pengukuhan. Dalam penjaringan suara terbanyak ditetapkan tiga nama yakni M Tamrin, H Agus Tetuko dan Wiwin Deru.
Namun Wiwin Deru yang juga Ketua RT 17 Petahana mengundurkan diri karena sudah merasa cukup lama menjadi ketua RT 17 yakni 22 tahun dan merasa saat ini perlu penyegaran.
Setelah melalui proses pemilihan, Agus Tetuko memproleh suara terbanyak yakni 45 suara sementara M Tamrin sebanyak 27 suara dan 2 suara lainnya tak sah
"Demokrasinya jalan. Dari panitia, pencalonan, sampai dengan ada yang mengundurkan diri, " kata Lurah Kelurahan Gunung Samarinda Tarso kepada Korankaltim.com.
Sementara Wiwin Deru mengatakan, dirinya mundur untuk memberikan kesempatan kepada yang lain.
"Yang tak kalah penting bagaimana caranya bisa dekat dengan warganya. Ketua RT terpilih harus bersinergi dengan warga, dengan kelurahan. Mungkin ada program - program saya belum terselesaikan agar kiranya dapat dilanjutkan," ujar Wiwin.
Sedangkan Agus Tetuko menyatakan dirinya siap berkoordinasi dengan warga maupun keluarahan.
Bisa dikatakan jadi ketua RT ini tidak disengaja karena dipilih warga. Untuk pengabdian saya akan jalankan saja," sebut Agus.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur