Rahmad Mas'ud dalam sambutannya mengatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan ikhtiar yang kita lakukan bersama dalam menjadikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar tanpa adanya halangan.
"Mudah-mudahan pandemi Covid-19 ini tidak mengurangi semangat kita dan ketakwaan kita kepada Allah dalam menunaikan rukun Islam yaitu berangkat haji bagi yang mampu. Artinya bukan hanya persoalan finansial tapi segala sesuatunya harus dipersiapkan," ujarnya.
Dia menilai melalui vaksinasi booster tersebut berkaitan dengan syarat-syarat dalam keberangkatan haji sudah tidak ada masalah lagi kedepannya.
"Mudah-mudahan di tahun 2022 ini semua jemaah bisa berangkat haji," harapnya.
Kabar baiknya, lanjut Rahmad, jemaah umrah sudah ada yang melakukan keberangkatan. Kemudian di April nanti mudah-mudahan tidak ada lagi yang melaksanakan karantina.
"Sehingga pelaksanaan ibadah bisa lebih khusyuk lagi ini bagi yang umrah. Dan kita berdoa kalau tidak ada karantina ini bisa terbuka lebar untuk keberangkatan haji. Mudah-mudahan tidak ada halangan dalam keberangkatan ibadah haji ini," tandasnya.
Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menambahkan, persiapan untuk jemaah haji saat ini terus dilakukan.
"Seperti hari ini kami melaksanakan vaksinasi booster berdasarkan arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), untuk seluruh jemaah haji," terangnya.
Tak hanya itu para jemaah haji juga nantinya akan dites di laboratorium gula darah dan lain sebagainya. Serta memberi tes kebugaran biasa kemampuan jalan untuk jemaah haji.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah