"Momentum Isra Miraj tahun 2022, mari kita jadikan sebagai sarana introspeksi diri, muhasabah diri," ujar Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Balikpapan Muhammad Muhlasin Senin (28/2/2022).
Seperti diketahui peristiwa Isra Miraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW ketika mendapatkan perintah sholat dari Allah SWT, untuk mengerjakan salat lima waktu dalam satu malam.
Peristiwa ini terjadi pada malam tanggal 27 Rajab, sehingga peristiwa ini merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam untuk bisa mendapatkan banyak manfaat dan pelajaran.
Selain itu dia juga katakan, sebagaimana Nabi Muhammad SAW saat sebelum Isra Miraj mengalami berbagai ujian dan cobaan dari Allah SWT diantaranya dengan wafat istri tercinta sayyidah Khadijah dan paman Nabi Muhammad SAW yakni Abu Thalib.
"Kita umat Islam selalu membangun rasa optimisme," ucapnya.
Dengan membangun optimisme, Muhlasin yakin bahwa Allah SWT tidak akan menurunkan beban ujian diluar batas kemampuan hambanya.
Selain itu juga, meyakini setiap ada kesulitan (pandemi Covid-19) pasti pada waktunya akan ada kemudahan.
Isra Miraj juga sebagai momentum untuk meningkatkan amal ibadah dengan mengutamakan salat lima waktu.
“Diharapkan dengan sholat lima waktu yang baik dapat tercipta perilaku, karakter insan mulia akhlaknya, jiwa sosialnya, semangat gotong royong, saling membantu sesama, saling menghargai satu sama lainya,” pungkasnya.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah