"Ketimbang nanti meledak dan tidak terkendali, khususnya untuk PTM itu ditutup dulu satu Minggu ini," ujar Abdulloh, Kamis (3/2/2022).
Penutupan selama satu pekan, kata Abdulloh, perlu dilakukan karena saat ini sudah ada siswa di beberapa sekolah yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Abdulloh sendiri tak setuju bila sekolah hanya menutup kelas yang ditemukan ada kasus Covid-19. Sebab, siswa yang positif itu juga pasti berbaur dengan teman lainnya. Cara ini, kata Abdulloh, berpotensi menimbulkan cluster baru, sehingga dalam penanganannya akan jauh lebih berat.
"Untuk PTM khususnya bagi anak sekolah ini tutup dulu, seminggu ini. Sementara belajar dari rumah dulu atau online. Kemudian nanti dievakuasi diliat bagaimana ke depannya. Kalau melakukan evaluasi namun tidak ada penutupan percuma saja. Karena masih ada pelajar yang keluar masuk," tandasnya.
Tak hanya itu, sama hanya dengan tempat-tempat keramaian di tempat umum, harus ada pembatasan-pembatasan dan prokes ditingkatkan.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah