Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Satkornas Banser) Hasan Basri kepada Korankaltim.com petang tadi menjelaskan, apel diikuti personil Banser dari sembilan kota dan kabupaten se-Kaltim.
Ditegaskannya, Banser akan selalu hadir disetiap tingkatan kepengurusan NU untuk melakukan pengamanan.
"Dimana pun dan kapan pun, diminta atau tidak diminta setiap acara Nahdlatul Ulama Banser kami pasti melakukan pengamanan," tegas Hasan.
Setelah Muktamar PBNU dan terpilihnya Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU periode 2022-2027, Banser akan mengawal program-program yang dicanangkan oleh Gus Yahya, sapaan akrabnya.
"Ketua Umum PBNU punya satu konsep dan program yang sangat cerdas, yaitu memperkuat pengurus cabang NU dari cabang dan MWC (Majelis Wakil Cabang)," ungkapnya.
Satkornas Banser juga mengapresiasi kerja keras pengurus wilayah Ansor Kaltim sehingga dapat merealisasikan apel akbar kali ini.
"Fajri Al Farobi sebagai Ketua PW Ansor Kaltim mengkonsolidasikan pasukan untuk melaksanakan pengamanan pada hari ini," sebutnya.
Fajri Al Farobi sendiri menjelaskan, apel akbar ini dipersiapkan seminggu terakhir. Semula, sekitar 5.000 personel Banser akan dihadirkan dalam apel ini namun terus berkurang dan dihadirkan 1.250 personil Banser karena menjaga protokol kesehatan.
"Sepekan kami persiapkan, cukup singkat tapi gairahnya luar biasa," ujar Roby, sapaan akrabnya.
Personel Banser akan disiagakan hingga acara pengukuhan PBNU periode 2022-2027 selesai dilaksanakan.
Pengurus Ansor dan pasukan Banser se Kalimantan Timur tersebar di empat titik, mulai dari hotel Platinum, Blue Sky hingga di lokasi acara pengukuhan PBNU di BSCC Dome.
"Gairahnya luar biasa, ini bagian dari semangat bareng bersama. Sampai selesai kami kawal pengukuhan PBNU hingga rapat-rapat pleno pertama PBNU di Kalimantan Timur," tutup Roby
Penulis : Laeko
Editor: Aspian Nur