"Petugas siaga terdiri dari petugas pelayanan teknik, personil PDKB dan piket pegawai. Seluruh tim siap dan siaga demi kenyamanan masyarakat saat merayakan hari besar," kata Saleh, Sabtu (4/12/2021).
Saleh memastikan sarana pendukung dan peralatan kerja yang digunakan berfungsi dengan baik. Sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan optimal, dan dapat diselesaikan dengan cepat dan aman.
Sarana pendukung diantaranya 45 unit Genset Mobile, 20 unit UPS, 21 unit UGB, serta truk dan crane selama masa siaga Nataru berlangsung.
"Kami juga siapkan skenario pemeliharaan terencana sebelum masa siaga, skenario perencanaan pola operasi pembangkitan, dan pola operasi distribusi agar suplai listrik ke konsumen terjaga dengan andal," imbuhnya.
Suplai listrik untuk pelanggan di Kaltimra selama masa siaga dipastikan cukup. Sistem Interkoneksi Kalimantan yang menyuplai sebagian Kalimantan Timur yakni Balikpapan, Samarinda, Tenggarong dan Bontang diprediksi akan memiliki beban puncak sekitar 1219 MW pada 25 Desember 2021, dengan cadangan daya tersedia 470 MW.
Untuk malam pergantian tahun, prediksi beban puncak 1190 MW dengan cadangan daya 690 MW. Sementara untuk daerah-daerah lain yang belum terhubung sistem interkoneksi, berjalan melalui skema isolated pada daerahnya masing-masing dengan daya mampu yang mencukupi.
Sebelumnya, pada Jumat kemarin (3/12/2021), PLN menggelar apel Siaga Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Dipusatkan di Balikpapan dan dipimpin oleh Executive Vice President Retail Regional Sumatera Kalimantan PLN Sigit Witjaksono.
Gelaran apel Nataru tersebut diikuti baik secara langsung maupun daring oleh petugas siaga yang tersebar diseluruh unit PLN se-Kalimantan. Seluruh petugas siap memberikan pelayanan terbaik untuk 4,473,280 pelanggan PLN di pulau Kalimantan.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan