"Kan untuk saat ini kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 sudah mulai menurun, per harinya satu sampai dua orang saja. Meski demikian kami mengingatkan Satpol-PP agar jangan lengah dan jangan lupa tugasnya. Misalkan ada cafe yang sudah ramai dan melanggar Prokes agar bisa dilakukan penertiban," ucapnya kepada awak media.
Sama halnya dengan menjamurnya anak -anak gelandangan dan pengemis yang meminta-minta di lampu merah dan juga maraknya pengamen, anak jalan, Pedagang Kaki Lima, serta badut yang memakai kostum lengkap agar bisa segera ditindak tegas.
"Seperti yang menggunakan topeng badut. Itu kan mereka lengkap menggunakan konstumnya. Ini kami khawatirkan dimanfaatkan untuk melakukan tindakan keriminal," tegasnya.
Dari hasil pantauannya, ia melihat kondisi kantor Satpol PP yang dinilai sudah kumuh dan kekurangan bangunan. Kemudian pihaknya berencana akan membantu berkaitan dengan penganggaran yang nanti bisa fungsikan untuk renovasi dan lain sebagainya.
"Sama halnya dengan mobil tranportasi untuk operasional kemungkinan ada bantuan dua mobil dan juga akan dibuatkan tempat gudang untuk barang hasil penertiban," ujarnya.
Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifli mengucapkan terima kasih atas penghargaan dan apresiasi sebesar-sebesarnya terhadap anggota dewan komisi I yang juga merupakan mitra kerja Satpol PP telah mengingatkan dengan sidak tersebut.
Dari beberapa saran dan masukan yang diberikan oleh komisi I ini terkait dengan memaksimalkan kembali kinerja Satpol PP di lapangan, terutama masalah berkaitan dengan pandemi Covid-19.
"Kami juga berterimakasih atas perhatian yang diberikan komisi I berkaitan dengan sarana prasarana di kantor kami mereka juga sangat perhatian. Kami juga insyaallah tetap menjaga kenierja kami di lapangan sambil kami meminta arahan dan dukungan kepada mereka sebagai pengawas kami," pungkasnya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan