Tujuan pembagian bantuan ini untuk memotivasi para masyarakat dan mahasiswa yang terdampak pandemi covid-19.
"Apa yang kami berikan mungkin saja tak seperti yang diharapkan tetapi bantuan ataupun santunan maupun bingkisan ini sifatnya lebih memotivasi dalam situasi pandemi yang sudah mulai menurun grafiknya agar tidak terpuruk lagi sehingga dapat memulihkan atau meningkat perekonomian di wilayah Kaltim," papar Akbar.
Akbar menjelaskan kegiatan tersebut bersinergi dengan Polda Kaltim dalam rangka bersama-sama meringankan beban perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19.
"GMNI mengajak para mahasiswa atau pelajar untuk bersama-sama mendukung program pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 dan mengapresiasi langkah dan kebijakan pemerintah dalam melakukan penanganan Covid-19 saat ini sehingga tingkat penyebarannya menurun sangat signifikan,"paparnya.
DPD GMNI Kaltim dan DPC GMNI Balikpapan juga mengapresiasi Polda Kaltim yang telah menorehkan sejarah dan dicatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) terkait vaksinasi terbanyak kepada pelajar di Benua Etam.
Tercatat ada 21 ribu vaksinasi dilakukan kepada pelajar SMP dan SMA di Kaltim sebagai langkah percepatan Pembelajaran Tatap Muka (PTN).
"Kami mengapresiasi instansi kepolisian khususnya Kapolda Kaltim yang bisa menggiring kesadaran masyarakat dan mendukung program pemerintah untuk vaksinasi. Kami sangat bangga dengan apa yang dilakukan Polda Kaltim,"timpalnya.
Akbar menambahkan akan terus mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah tentang vaksinasi."karena gencarnya vaksinasi membuat level PPKM di Kaltim kldiharapkan semakin menurun bahkan habis mengingat PPKM sangat berdampak kepada masyarakat khususnya mahasiswa atau pelajar,"tandasnya.
penulis : Yudi Hadi
Editor : Bambang Irawan