"Pertamina membentuk organisasi holding dan sub holding yang simpel dan gesit dan terintegrasi dari hulu ke hilir guna mencapai aspirasi menjadi perusahaan energi global terdepan dengan nilai valuasi pasar US$100 miliar di tahun 2024. PT KPI ditunjuk sebagai sub holding Refining & Petrochemical," kata Fransetya.
Industri pengolahan, menurutnya, akan menghadapi beberapa tantangan diantaranya bauran energi dan electric vehicle (kendaraan listrik) terkait dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2019 dan adanya Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang akan menyebabkan penurunan konsumsi berbasis fuel.
Tantangan kedua adalah fluktuasi harga minyak yang dapat menyebabkan keuntungan kilang akan menurun. Tantangan berikutnya adalah importir produk petrochemical. Saat ini Indonesia menjasi salah satu net importir produk petrokimia. "Tugas di PT KPI memang tidak mudah," ujarnya.
Namun PT KPI tidak tinggal diam. Beberapa langkah dilakukan diantaranya mendukung program pemerintah dalam program biofuel dengan memproduksi B30, uji coba BioAvtur serta rencana pembangunan green refinery.
Selain itu, KPI juga memproduksi produk-produk petrokimia yang bernilai tinggi sehingga dapat meningkatkan profitabilitas kilang serta menurunkan neraca keuangan importir Indonesia.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Pjs GM KPI Unit Balikpapan Ari Dwikoranto yang menerangkan tentang proses bisnis dan operasional di unit Balikpapan. Ari juga menyampaikan tentang proram pengembangan kilang yang saat ini sedang dilaksanakan di Balikpapan.
"Kilang Balikpapan nantinya akan semakin besar dan semakin memiliki fungsi strategis di Indonesia," kata Ari.
Selain materi tentang industri pengolahan, KPI Goes To Campus juga diisi dengan sharing personal branding yang disampaikan oleh Putri Indonesia Kalimantan Timur Tahun 2016 dan juga Wakil II Duta Wisata Indonesia tahun 2014 Novita Adipati Chandra.
"Apapun yang kalian lakukan setiap hari, baik itu kesuksesan, kegagalan dan kelebihan dan kekurangan kalian, itu sesungguhnya adalah personal branding," kata Novita.
Oleh karena itu, Novita memberikan beberapa langkah agar personal branding bisa berhasil. "Langkah pertama kenali karakter diri sendiri. Mengenali kelebihan dan kekurangan. Kekurangan tersebut harus berusaha kita atasi," tuturnya.
Selanjutnya langkah kedua adalah menetapkan nilai dalam hidup. Langkah ketiga yang juga tidak kalah pentingnya adalah bagaimana merefleksikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Materi personal branding merupakan materi terakhir dalam kegiatan KPI Goes To Campus 2021 di Balikapapan.
Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menambahkan, masih ada rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu lomba foto instagram.
"Lomba foto yang diadakan sesuai dengan tema HUT ke 4 PT KPI yaitu Energy 4 the Nation. Perlombaan diadakan mulai tanggal 29 Oktober sampai 5 November 2021. Syarat dan ketentuan dapat dilihat di IG @pertamina_ru5. Lomba yang sayang untuk dilewatkan karena Total hadiah Rp. 3 juta sudah menanti," ajaknya.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur