Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa mengapresiasi unsur yang terlibat antara Pemerintah Kota Balikpapan yang membuat program, dari DPRD yang mengesahkan perda serta anggaran dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang melaksanakan program itu. Sehingga bentuk perhatian di dunia pendidikan lebih diutamakan lagi.
"Telah memberikan perhatiannya kepada praktisi, akademisi maupun siswa-siswi Kota Balikpapan dari SD/MI dan SMP/MTS," kata Muhammad Taqwa, Selasa (12/10/2021).
Dijelaskannya, program stimulan ini bisa terus berlanjut sampai kepemimpinan yang akan datang dan bisa terus-menerus. Kemudian, program ini juga bentuk mengapresiasi dan keprihatinan di masa pandemi Covid-19 ini.
"Ini juga sesuai dengan visi misi Wali Kota Balikpapan, lewat momen ini mudah-mudahan ini menjadi berkah untuk kita semua," tandasnya.
Lanjut Taqwa, anggaran di APBD untuk pendidikan itu bisa lebih, karena bahwa program anggaran pendidikan di angka 20 persen dalam aturan. Kemudian harapan bisa lebih dalam peningkatan kualitas pendidikan.
"Karena ada program-program prioritas dari Wali Kota Balikpapan, seperti penggratisan seragam sekolah dari jenjang SD dan SMP, dan saya kira ini sudah lebih dari cukup untuk pendidikan Kota Balikpapan," ucap politikus Gerindra itu.
Taqwa juga berharap, mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut postur anggaran yang bisa lebih diprioritaskan ke dunia pendidikan. Anggaran tersebut juga tak hanya dari APBD, tetapi juga ada beberapa Perusahaan yang memberikan CSR-nya untuk pengembangan pendidikan.
"Mudah-mudahan bisa menggugah perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kota Balikpapan untuk bisa berkontribusi memberikan perhatian kepada dunia pendidikan Balikpapan," bebernya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan