Jika tak ada evaluasi Gubernur, lanjut Abdulloh, maka dapat segera disepakati untuk diumumkan dalam Rapat Paripurna kembali menjadi APBD P tahun 2021. "Jadi tugas dewan untuk pembahasan sampai tugas terakhir sudah selesai. Setelah ditetapkan kita kembalikan kepada eksekutif di OPD masing-masing untuk segera melaksanakan APBD P," ujarnya.
Abdulloh berharap setelah menjadi APBD P tahun 2021, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa segera menyerap anggaran secara maksimal. Mengingat penyerapan anggaran perubahan menyisakan waktu tiga bulan lagi. "APBD-P efektif setelah pengesahan ini, tinggal Oktober, November, Desember," ucapnya.
Abdulloh optimis dari tiga bulan dalam menjalankan program itu akan tepat sesuai target masing-masing dinas. Hal ini didasari pada target yang diajukan OPD hingga akhir tahun ini rata-rata di atas 90 persen. "Tanggal 15 (Desember) sudah close book, mudah mudahan penyerapan itu bisa tercapai oleh OPD-OPD yang melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut," tandasnya.
Ditempat berbeda secara virtual, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengatakan pengesahan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot dan DPRD. Baik itu apresiasi, saran, tanggapan maupun dukungan yang harus menjadi perhatian bagi pemerintah kota dalam penyempurnaan isi laporan tersebut. "Untuk terus melakukan perbaikan dan pembenahan terhadap penyusunan APBD menjadi lebih baik lagi," tandasnya.
Rahmad Mas'ud memaparkan hasil dari ringkasan APBD tahun 2021 perubahan APBD ini yang disetujui adalah pendapatan daerah yang semula Rp2,179 triliun menjadi sebesar Rp 2,148 triliun atau turun sebesar Rp31,1 miliar dan belanja daerah yang semula Rp 2,283 triliun ini menjadi Rp 2,796 triliun atau naik sebesar Rp512,93 miliar, kemudian divisit anggaran yang semula ditetapkan dinas Rp14,63 miliar menjadi Rp 648,58 miliar dan pembiayaan net semula ditetapkan sebesar Rp 104,63 miliar kini menjadi Rp648,58 miliar," paparnya.
Rahmad Mas'ud sebagai penanggung jawab APBD, menginstruksikan kapada OPD agar-agar memperhatikan secara sungguh-sungguh, dengan memanfaatkan waktu yang tinggal sebentar lagi di tahun 2021 ini. "Sehingga penyerapan anggaran sampai dengan akhir tahun nanti ini dapat terealisasi secara lebih maksimal lagi," harapnya.
Penulis : */Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan