"Tugas PMI adalah tugas sosial dan kemanusiaan, sebagai organisasi independen yang tidak terbawa arus. Dan sebagai organisasi independen, membantu dengan jasa, bergerak dibidang sosial dan membantu pemerintah, masyarakat dan membantu pihak-pihak swasta," ungkap Dyah.
Jumat (17/9/2021) hari ini, PMI Balikpapan menggelar kegiatan sosial mereka di Markas PMI Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, mengambil tema Bergerak Bersama Untuk Sesama,
Dyah Muryani mengatakan, indeks keberhasilan PMI tak lepas dari dukungan masyarakat, baik dari relawan maupun perusahaan swasta dan TNI dan Polri.
"Kami berterima kasih karena saat kami kekurangan stok darah, pastinya kami meminta bantuan dan tak hanya bantuan darah dari TNI dan Polri, ada juga bantuan dari Pemkot Balikpapan berupa anggaran maupun peralatan," paparnya.
PMI Balikpapan mendapatkan bantuan peralatan dari Pemrov Kaltim dan BI Perwakilan Kaltim untuk mensupport keperluan peralatan transfusi darah. Karena itu PMI akan selalu hadir memberikan bantuan kepada masyarakat. "PMI selalu ada, 24 jam melayani masyarakat," tegasnya.
Sementara Ketua Unit Transfusi Darah PMI Balikpapan Suryani Trismiasih menambahkan, pada hari jadi mereka tahun ini digelar kegiatan donor darah sejak 10 September lalu sampai 16 September kemarin, dengan tambahan bingkisan bagi pendonor. "Peran penting donor darah, baik dari segi kesehatan maupun terkait dengan kemanusiaan," kata Suryani.
Sementara untuk kontes foto pendonor yang ikut donor berakhir 14 September lalu setelah dilaksanakan sejak tanggal 10 dimana pemenangnya akan diikutkan lomba foto atau selfi melalui medsos PMI Balikpapan. Selanjutnya, sosialisasi dan edukasi melalui media radio dan elektronik, terkait donor darah dimasa pandemi.
Diakhir acara, dilakukan pemotongan tumpeng dan PMI Balikpapan mendapatkan kue ulang tahun dari Walikota Balikpapan H Rahmad Masud. PMI Balikpapan juga memberikan penghargaan kepada mitra perusahaan swasta serta pemberian penghargaan kepada para pendonor termasuk pendonor konvalesen.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur