"Kalau kosong, bisa dibilang iya karena kita menunggu vaksin kedua, inikan masih banyak warga kita yang belum di vaksin. Jangankan vaksin pertama, vaksin kedua aja ini kita masih menunggu juga kiriman dari pemerintah pusat," ungkapnya.
Kekosongan dosis vaksin ini sudah berlangsung sejak seminggu belakangan ini. Kendati tiap dosis vaksin yang diberikan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat yang sebelumnya ikut vaksinasi pertama, ternyata semua dosis tersebut dibuat untuk yang baru daftar pertama lagi.
"Ini kan kita mengantisipasi karena ada beberapa vaksin kedua, yang tadinya gini teman-teman mungkin karena semangat menvaksinkan diri katakan datang seribu dosis itu disuntikkan semua ternyata begitu kita tunggu untuk vaksin keduanya sampai sekarang belum ada ini hampir satu minggu sudah ini belum datang," papar Rahmad.
Ia mengatakan, membludaknya minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi tidak sebanding dengan ketersediaan vaksin. Kemudian berharap sesuai ajakan Presiden untuk serbuan vaksin itu bisa terealisasi dengan menyediakan vaksinnya. Kemudian Rahmad Mas'ud menyampaikan kepada masyarakat untuk bisa memahami kondisi yang sekarang terjadi, sembari menunggu pasokan dari pusat.
"Jadi kita sampaikan ke warga juga kalau umpamanya belum divaksin mohon bersabar, pemerintah terus berusaha untuk berkomunikasi dengan pemerintah pusat supaya vaksin itu segera dikirimkan di Kalimantan Timur khususnya Balikpapan," katanya.
Penulis : */Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan