Dari 13 ekor hewan kurban, Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud menyumbang satu ekor sapi, sementara tiga ekor sapi ditambah dengan sembilan ekor kambing hasil dari iuran wali murid Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Modern Balikpapan Islamic School (BIS).
Ketua Panitia Iduladha BIS 2021, Rahman Hidayah kepada Korankaltim.com menjelaskan, proses pemotongan dilakukan dihari kedua karena pada hari pertama bertepatan dengan masjid yang mengadakan pemotongan hewan kurban sebanyak 26 ekor dan juga mengantisipasi kerumunan.
"Hari ini masih bagian dari hari Tasyrik tanggal 11, 12 dan 13 bulan Dzulhijjah, jadi masih diperbolehkan melakukan pemotongan hewan kurban," kata Rahman.
Kegiatan berlangsung di gedung serba guna Al-Ikhwan Balikpapan Baru, menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.
Daging kurban ditargetkan untuk 300 orang yang akan dibagikan kepada sohibul kurban, karyawan BIS dan masyarakat umum. "Untuk targetnya ada sekitar 300 orang. Untuk Shohibul kurban kami antarkan, tapi untuk masyarakat umum diadakan pembagian waktu mengikuti protokol kesehatan," jelas Rahman.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur