Namun dalam rapat tadi Rahmad Mas'ud tak terlihat hadir. "Kata Pak Sekda beliau masih di Jakarta," kata Rizal Effendi dikonfirmasi korankaltim.com terkait hal itu.
Dalam rapat tadi Rizal berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan sikap disiplin sebagai kebiasaan selain juga inovatif karena dituntut oleh perubahan. "Harus loyal siapa pun pemimpin yang baru dan bekerja sesuai aturan, taat azas dan harus hati-hati," pesannya.
Bukan tanpa sebab pesan agar hati-hati itu ia sampaikan. Pasalnya, pernah terjadi ASN terjerat kasus hukum mulai dari narkoba hingga korupsi di masa 10 tahun Rizal Effendi menjabat Wali Kota Balikpapan. "Ada ASN tersangkut perkara baik disengaja atau pun tidak," papar Rizal.
Suami dari Yohana Palupi Arita ini mendorong agar ASN meningkatkan produktivitas serta membantu merampungkan pekerjaan yang ditinggalkan dirinya. Mulai dari pembebasan dan pembayaran ganti rugi lahan, proyek coastal road, kebutuhan air bersih sampai ke penanggulangan banjir. "Saya minta segera dibuat telaah untuk disampaikan dan supaya menjadi perhatian wali kota baru," tutup Rizal.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur