"Pelatihan ini upaya pengembangan pengetahuan kelompok agar dapat mengoptimalkan pemakaian Black Soldier Fly (BSF) sebagai campuran pakan ternak unggas," kata Roberth MV Dumatubun, Jumat (6/11/2020).
Petratonik dilakukan melalui integrasi pengembangan budidaya BSF, Ayam Pedaging, dan Tanaman Holtikultura. Pertamina menggandeng Lembaga Enviro Strategic melakukan pelatihan budidaya larva BSF.
"Mulai dari peneluran, perkembangan di bak biopod, hingga lalat dewasa, pembuataan eggies, pengecekan pekembangan telur larva," jelasnya.
BSF merupakan alternatif untuk mengatasi sampah organik yang ada di masyarakat. Dipercaya mampu menjadi biokonversi sampah organik menjadi pupuk.
"Selain juga menjadi pakan ternak unggas karena memiliki kandungan protein yang cukup banyak," terangnya.
Diharapkan kelompok mampu membudidayakan larva BSF yang akan digunakan sebagai pengurai sampah organik dan campuran pakan unggas.
"Kami mendapatkan pengetahuan baru dari pelatihan-pelatihan yang diberikan Pertamina," ujar Dalle yang merupakan Ketua Kelompok Petratonik di kelurahan Karangjoang.
Kelompok ini bahkan mendapat pelatihan dan bimbingan membuat tepung maggot yang merupakan hasil dari budidaya BSF. Berawal dari panen maggot hingga proses pencampuran menjadi pakan unggas.
"Seperti bekatul dan jagung. Maggot kering disimpan dalam wadah yang rapat dan dapat bertahan selama 6 bulan," pungkasnya.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan