Penumpang Kapal Tujuan Pare-Pare Loncat di Perairan Selat Makassar
1 menit baca1.296 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Seorang penumpang kapal KM Aditya bernama Ardianto (21) dikabarkan terjun ke laut di perairan Selat Makassar.
1 menit baca1.296 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Seorang penumpang kapal KM Aditya bernama Ardianto (21) dikabarkan terjun ke laut di perairan Selat Makassar.
Diketahui Ardianto sebelumnya ikut dalam pelayaran dari Pelabuhan Komura Samarinda dengan tujuan Pelabuhan Nusantara Pare - Pare pada Kamis (13/8/2020).
Sekira pukul 21.50 WITA, nakhoda mendapat laporan dari seorang kru bahwa ada penumpang yang melompat ke laut.
Mendapatkan laporan tersebut Nakhoda langsung membunyikan isyarat orang jatuh ke laut, dan mengirimkan berita ke kapal - kapal yang melintas di sekitar perairan tersebut.
Nahkoda juga memberikan informasi kepada KKM segera mempersiapkan kamar mesin untuk olah gerak. Semua kru diminta stand by sesuai dengan tugas masing - masing.
Nakhoda melakukan pencarian dengan memutar kapal 3 kali di sekitar lokasi dilaporkannya korban meloncat. Namun korban tidak ditemukan.
Setelah dilakukan pencarian selama 2 jam 16 menit dengan mempertimbangkan semua persediaan kapal serta ketepatan waktu tiba di tujuan, Nakhoda, serta perwira berunding dan memutuskan untuk melakukan pelayaran.
Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Octavianto mengatakan Tim SAR mendapat informasi dari Nakhoda KM Aditya bahwa terjadi Man Over Board (MOB) salah satu penumpang.
"Korban melompat dari kapal berdasarkan saksi mata yang melihatnya. Saat ini kami menuju ke LKP menggunakan KM Wisanggeni 16 ABK 5 rescuer. Operasi dilaksanakan di perairan Selat Makassar,"ungkap Octa pada Minggu (15/8/2020) sore.
Diketahui Ardian merupakan warga yang bermukim di Mess Perusahaan Shabantara Rawi Sentosa, Jalan Poros Simpang Batu Ampar Desa Juk Kayak, Kecamatan Telen, Kutai Timur.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: M.Huldi

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
5 kali dibaca
111 km Tenggara SELAYAR-SULSEL
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG