IWB Gelar Diskusi Panel, Bahas Peran Media di Masa Pandemi
1 menit baca382 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Ikatan Wartawan Balikpapan (IWB) menggelar diskusi panel yang diikuti puluhan insan pers dari berbagai media massa.
1 menit baca382 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Ikatan Wartawan Balikpapan (IWB) menggelar diskusi panel yang diikuti puluhan insan pers dari berbagai media massa.
Diksusi ini membahas peran strategis media dalam pemberitaan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Ketua IWB, Beny Sanger mengatakan diskusi panel kali ini merupakan upaya untuk mendukung pemerintah dalam mencegah dan menanggulangi pandemi.
"Sekaligus membangun sinergitas di masa adaptasi kebiasaan baru guna menumbuhkan kembali kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat," kata Beny, Sabtu (15/8/2020).
Diskusi panel juga untuk meningkatkan daya kritis wartawan sekaligus sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19.
"Tentunya dapat bermanfaat bagi insan pers, pemerintah dan masyarakat," sambungnya.
IWB merupakan organisasi pers lokal pertama di Balikpapan yang berdiri pada 16 Oktober 2003 dan telah mendapatkan SK Kemenkumham. "Istilahnya organisasi ini tidak kaleng-kaleng," sebut Benny.
Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud yang membuka kegiatan mengatakan peran media massa cukup strategis pada masa pandemi Covid-19.
"Tentunya untuk memberikan pemahaman atau sosialisasi terkait wabah yang terjadi saat ini," kata Rahmad Mas'ud.
Dia ingin media massa memberikan pemberitaan yang tak hanya berimbang, tetapi juga edukatif kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Jangan sampai salah memberikan pernyataan, masyarakat bisa ketakutan. Covid-19 memang ada dan membahayakan, tapi jangan sampai terlalu takut," pesannya.
Penyebaran Covid-19, lanjut Rahmad, tetap harus diperangi agar tidak sampai terpapar ke orang terdekat. Baik keluarga dan kerabat maupun lingkungan masyarakat.
"Di sini pentingnya peran media membantu pemerintah dan gugus tugas. Apalagi Covid-19 sudah mendunia, menjadi pandemi," ujarnya.
Menurutnya, program untuk memutus rantai Covid-19 bisa dijalankan bersama-sama gugus tugas dan elemen masyarakat. Mengingat penyebaran virus sangat cepat.
"Orang tua yang usianya di atas 60 tahun cukup rentan. Apalagi kalau memiliki penyakit bawaan. Termasuk anak-anak," tandasnya.
Diskusi panel ini menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty, Wakapolresta Balikpapan AKBP Sebril Sesa dan wartawan senior Sjarifuddin HS.
Penulis: Hendra
Editor: M.Huldi

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
5 kali dibaca
111 km Tenggara SELAYAR-SULSEL
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG