"Apalagi Pak Rahmad Mas'ud juga bakal calon Wali Kota Balikpapan 2020 - 2024 yang diusung oleh Partai Golkar," kata Abdulloh, Sabtu (25/7/2020).
Rahmad Mas'ud sebagai calon tunggal ketua menjadi pembeda dalam musyawarah daerah tahun ini. Pasalnya, pada perhelatan yang sama 2017 lalu terdapat dua calon ketua dan salah satunya adalah Abdulloh.
"Pelaksanaan musda kan sudah ada panduan. Bedanya kalau musda lalu ada beberapa calon, dan sekarang hanya 1 calon ketua," sebutnya.
Musyawarah daerah tak sekadar memilih dan mengangkat ketua. Tetapi sekaligus untuk posisi sekretaris dan bendahara. Istilahnya 1 paket. Komposisi pejabatnya dipastikan tak berubah.
"Insyaallah, Ketua Pak Rahmad Mas'ud, saya dan Pak Ahmad Mallologan sebagai Sekretaris dan Bendahara. KSB-nya tetap," ucapnya.
Abdulloh yang juga menjabat Ketua DPRD Balikpapan ini meyakinkan kalau Golkar memiliki stok kader yang cakap dan mumpuni dalam politik. "Tapi kami sepakat fokus karena untuk memenangkan Pilkada Balikpapan," tegasnya.
Selain itu, musyawarah daerah turut dijadikan momen evaluasi dari capaian kepengurusan Partai Golkar periode sebelumnya. Dimana target mempertahankan atau melebihi dari 12 kursi di DPRD Balikpapan tidak tercapai.
Golkar justru kehilangan 1 kursi sehingga raihan kursi parlemen pada Pemilu Legislatif 2019 sebanyak 11 kursi. "Motto sekarang adalah Golkar Solid. Menangkan Pilkada dan Insyaallah menambah minimal 13 kursi Pileg 2024 mendatang," pungkasnya.
Musyawarah Daerah II Partai Golkar Balikpapan yang dihelat Minggu (26/7/2020) akan dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim serta para tim peninjau.
Penulis: Hendra
Editor: M.Huldi