"Pancasila juga menjadi sumber dari sumber hukum di Indonesia. 75 tahun Indonesia merdeka, artinya bangsa ini telah berada pada suatu bangunan rumah yang telah kokoh berdiri," kata Agus Wijayanto, Senin (6/7/2020).
Sehingga bukan lagi menjadi tugas anak negeri untuk memikirkan pondasi dalam berbangsa dan bernegara. "Ibarat bangunan, tugas sekarang adalah merawat dan merenovasi jika ada bagian yang mulai usang," ujarnya.
Terlebih kelima sila dalam Pancasila dianggap telah sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia. "Kita patut bangga karena banyak negara di dunia iri dengan Indonesia yang memiliki falsafah Pancasila," sebutnya.
Pancasila juga terbukti ampuh sebagai ideologi karena telah berhasil menyatukan 17.500 pulau dan 1.340 suku bangsa dalam suatu sistem geopolitik yang melahirkan nasionalisme tinggi.
Pasalnya, apabila tanpa dasar yang kokoh pasti sebuah negara tercerai berai seperti era Uni Soviet yang berideologi Komunis. Sementara di negeri ini, Partai Komunis Indonesia (PKI) termasuk Komunisme telah dilarang.
"Jadi jangan diungkit lagi mengikuti selera politik segelintir oknum, karena dapat menimbulkan perpecahan di tubuh anak bangsa," tandasnya.
Penulis: Hendra
Editot: Desman Minang