"Nggak mau, takut, katanya sakit," kata seorang pedagang bumbu yang tak ingin namanya disebut, Selasa (30/6/2020).
Lain halnya dengan Karti, pedagang salome (pentol) yang telah berusia 63 tahun ini sangat antusias ikut tes swab. Dirinya juga menerima undangan.
"Ya siap-siap aja, nggak takut, ya dilawan. Saya jualan di sini sudah puluhan tahun," ucap Karti.
Sementara Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi ingin seluruh pedagang berpartisipasi mengingat ratusan alat tes swab telah disediakan. Bahkan petugas pun telah dilatih.
"Mudah-mudahan pedagang punya kesadaran tinggi untuk melakukan tes swab, agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19," harapnya.
Pasalnya, pasar cukup rentan menjadi episentrum penularan Covid-19. Mengingat sebagai lokasi berkumpul masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Ya, kalau hasil swab ternyata ada yang positif, mau tidak mau Pasar Pandansari ditutup dulu untuk sterilisasi," pungkasnya.
Sudah 125 pedagang ikut tes swab massal hingga pukul 10.00 WITA. Spesimen atau sampel swab itu akan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Samarinda dan hasilnya diketahui 2 hari ke depan.
Penulis: Hendra
Editor: Desman Minang