Pantauan media ini, pengurus Masjid Al-Ikhlas menerapkan protokol kesehatan. Satu persatu sebelum masuk ke dalam masjid, jamaah diminta mengisi daftar hadir yang berisi nama, alamat rumah serta nomor Ponsel.
Setelah masuk ke dalam masjid, jamaah diminta mengatur jarak aman. Di mana pengurus masjid sudah memberikan tanda di lantai masjid dengan jarak masing-masing jamaah 1 meter.
"Salat Idulfitri ini hukumnya sunnah yang dilaksanakan hanya setahun satu kali. Bukannya merubah fiqih dalam salat namun dalam keadaan pandemi Covid-19 ini kami memberikan jarak aman antara satu jamaah dengan yang lain,"ungkap Saleh, pengurus masjid.
Tidak hanya itu, jamaah juga diminta memakai masker serta memisahkan anak-anak."Sebelumnya sudah kami umumkan bahwa perempuan, anak-anak dan lanjut usia untuk tidak mengikuti salat id. Namun karena tetap datang maka kami berikan tempat khusus,"jelasnya.
Standar protokol kesehatan juga diterapkan di kawasan Masjid Hidayaturrahman yang berada di kawasan Jalan Mulawarman RT 28 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.
Para jamaah didata terlebih dahulu lalu diperiksa suhu tubuh menggunakan thermogun.
"Sebelum masuk masjid mengisi daftar absensi, mencuci tangan, wajib memakai masker, dan dilakukan pengecekan suhu badan oleh pengurus masjid, selain itu setiap jamaah membawa sajadah masing-masing,"kata Imron, pengurus Masjid Hidayaturrahman.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: M.Huldi