Region Manager Communication Relations dan CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun mengatakan penambahan pasokan sebagai antisipasi meningkatnya kebutuha LPG 3 kg sepanjang Ramadan tahun ini.
"Kebutuhan LPG cenderung meningkat untuk aktivitas masak-memasak ditambah kondisi Covid-19, untuk tetap berada di rumah," kata Roberth, Minggu (26/4/2020).
Besaran peningkatan yang diantisipasi untuk awal Ramadan disesuaikan dengan realisasi kebutuhan LPG 3 kg pada momen yang sama pada tahun lalu di wilayah Kalimantan, yaitu sebesar 5,3 persen.
"Secara volume, awal Ramadan tahun ini ada penambahan sebesar 548.400 tabung. Jika dalam pelaksanaannya masih diperlukan penambahan, tentu akan kami penuhi jika memang sesuai dengan peruntukan," ujarnya.
Rata-rata konsumsi LPG 3 kg di wilayah Kalimantan sepanjang Januari April 2020 sekitar 395.118 tabung per hari. Sehingga dengan antisipasi peningkatan sebesar 5.3 persen, maka volume yang disiapkan Pertamina untuk Ramadan di Kalimantan mencapai 416.059 tabung per hari.
Penambahan alokasi disalurkan secara bertahap dari 20 – 30 April 2020 melalui 242 agen PSO dan 2.045 pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.
"Kalimantan Timur mendapatkan penambahan alokasi sebanyak 4 persen atau 113.600 tabung dari alokasi normal bulanan menjadi 3.032.840 tabung," bebernya.
Pertamina juga menyiapkan antisipasi peningkatan kebutuhan LPG Nonsubsidi (Bright Gas 5.5 Kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 Kg) di Kalimantan sebesar 5,3 persen dari kebutuhan normal atau 852.955 tabung per bulan.
Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli LPG ke pangkalan resmi yang dikenali dari papan nama atau spanduk yang terpasang. Selain itu, bisa membeli di SPBU dan modern outlet yang menyediakan produk LPG.
Tak hanya itu, juga disiapkan layanan Pertamina Delivery Service untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tabung isi ulang LPG Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg selama pandemi Covid-19. Tidak perlu keluar rumah.
Penulis/Editor: Hendra