Asap hitam membubung tinggi dibarengi dengan kobaran api sekira pukul 14.00 Wita, terlihat di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api bermula dari rumah milik Embong."Rumah Nenek Embong, tahu-tahu api udah besar,"ujar Yanto, warga setempat yang rumahnya tidak jauh dari kejadian.
Hembusan angin yang kencang ditambah rumah bangunan berbahan kayu membuat api cepat menjalar ke rumah lainnya.
Sebanyak lima rumah terbakar yang dihuni delapan kepala keluarga (KK).
Sembari menunggu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan tiba, warga berusaha memadamkan api pakai alat seadanya.
Air diambil dari bak penampungan dan bak mandi secara bergantian. Selang beberapa saat, petugas BPBD tiba. Petugas pemadam terpaksa memanjat atap rumah warga untuk bisa menjangkau titik api.
Akses jalan yang sempit dan banyaknya warga berkumpul, menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman. Sekira pukul 15.15 Wita api dapat dijinakkan.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi terlihat ikut memantau petugas BPBD memadamkan api.
Tidak hanya itu, Turmudi juga mengatur dan melakukan pengamanan agar warga tetap tertib. Pasalnya, potensi kerawanan yang timbul dalam kejadian kebakaran berupa perebutan nosel pemadam oleh warga yang menginginkan rumahnya diselamatkan terlebih dahulu.
"Segera setelah api padam kami akan laksanakan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut,"ujar Turmudi.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: M.Huldi