Kejadian yang ia rasakan untuk kedua kalinya itu bermula ketika Wulan lepas dinas dari tempat ia bekerja di RSKD sekira pukul 16.00 WITA, Jumat (28/6/2019).
"Awalnya saya lihat keadaan jalan dari spion motor. Saya mulai dipepetin seorang lelaki pas pertigaan di bawah RSKD," tuturnya.
Wulan tidak menghiraukan dan terus melaju menggunakan sepeda motornya. Namun ketika di tanjakan, pelaku kembali memepetnya.
"Saya menoleh ke dia dan akhirnya saya laju. Dia juga ikut juga lalu saya berhenti di pangkalan ojek KM 5 depan Maxi lalu dia pergi ke arah graha," bebernya.
Sebaliknya dengan teman Wulan yang mengaku dipalak dengan laki-laki yang sama di depan SDIT Al Auliya 2 Balikpapan ketika mengantar anaknya sekolah.
"Awalnya orang itu (pelaku,Red) memberhentikan mobil teman saya. Disangkanya teman saya mau minta pertolongan. Ternyaa malah dipalakin," ucapnya.
Bahkan ketika itu pelaku meminta uang dengan nada bicara yang keras. "Teman saya bilang, 'adanya cuma Rp300 ribu', langsung diambilnya sama itu orang," jelasnya.
Wulan dan temannya mengaku urung melaporkan kejadian tersebut ke petugas lantaran tidak mengantongi bukti-bukti. "Mau lapor gak ada bukti mas, makanya belum berani," tandasnya.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Hendra