“Kami lihat sendiri sewaktu sidak (inspeksi mendadak) ke Pasar Rakyat Karangjoang. Ternyata nggak cuma bangunan pasar aja yang mulai retak-retak, badan jalan yang merupakan satu-satunya akses ke pasar itu juga amblas sebagian,” kata Nazaruddin (3/10).
Dirinya menyebut bahwa telah dialokasikan dan tak terduga sebesar Rp5 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018. “Saya tanya ke PU, ternyata sudah ada DED-nya, tinggal dialihkan saja dana tak terduga untuk memperbaiki jalan itu,” ujarnya.
Kondisi tanah di jalan tersebut, lanjut Nazaruddin, juga labil sehingga kerap bergerak terutama ketika diguyur hujan deras dan dilintasi kendaraan berbadan besar seperti truk. “Makanya, ada anggaran tak terduga, itu bisa dimanfaatkan,” lanjutnya.
Dirinya pun kembali meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan. Pasalnya, jika terlambat, maka kerusakan jalan akan semakin bertambah parah.
“Ya, perbaiki secepatnya. Kalau nggak, itu (kerusakan) akan bertambah. Bahkan bisa putus jalan itu. Kan sudah ada DED-nya Rp3,7 miliar,” tukas Nazaruddin.
Berdasarkan pengamatan Koran Kaltim di lokasi yang dimaksud. Tampak setengah badan jalan telah amblas dan panjangnya sekira 30 meter. Amblasnya badan jalan itu karena tanah yang menopangnya telah longsor. (hn)