UKJ selama 2 hari itu dilaksanakan di Hotel Grand Tjokro dengan mengakomodir tiga kategori pengujian yakni Jurnalis Muda, Jurnalis Madya dan Jurnalis Utama. "Peningkatan profesionalisme jurnalis itu sesuai standar yang digariskan Undang-Undang Pers," lanjutnya.
AJI menargetkan 26 jurnalis di kota Balikpapan menjadi peserta UKJ. Meski ada pula anggota AJI dari Yogyakarta dan Jakarta yang telah memastikan diri menjadi peserta ujian. "Kami juga mendatangkan sejumlah tenaga penguji dari AJI Indonesia diantaranya Hasudungan Sirait, Riadi Ngasiran, Abdi Purmono, Eko Maryadi dan Yoseph Ikanubun," bebernya.
Kelima penguji tersebut untuk memastikan standar kemampuan dan profesiolitas para jurnalis di kota Balikpapan. "Nantinya, peserta yang lulus mendapat sertifikasi UKJ dari AJI," ujar Devi.
Sebelum UKJ, AJI Balikpapan bersama PT Pertamina (Persero) juga menggelar workshop bertemakan Membangun Ketahanan Energi Nasional yang menghadirkan Manager External Communication Pertamina, Arya Dwi Paramita. "Pertamina nantinya akan memaparkan perkembangan dan potensi industri migas wilayah Kalimantan dan sekitarnya. Workshop ini juga bisa meningkatkan pengetahuan wartawan di Balikpapan tentang seluk beluk industri migas tanah air," sebut Devi. (*)
Penulis : Hendra
Editor: Aspian Nur