Tempe Menyusut Gara-Gara Dollar Naik
1 menit baca836 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Meski masih fluktuatif, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat berpengaruh kepada industri tempe di Kota Balikpapan. Pasalnya, kedelai sebagai bahan baku tempe diimpor dari Negeri Paman Sam tersebut.
"Kalau dinaikan, harga tempe jadi mahal dan nggak ada yang mau beli, terpaksa ukurannya dikurangi termasuk komposisi kedelainya," kata Iman, pedagang tahu tempe di Pasar Klandasan Balikpapan kepada korankaltim.com Senin (10/9/2018) siang tadi.









