"Kami antusias aja ikut lomba ini karena untuk meramaikan 17an. Kalau persiapan sih ya fisik harus prima. Lebih bagus kalau punya skill memanjat," kata Sofyan Noor, warga Sumber Rejo.
Pasalnya, bukan perkara mudah untuk memanjat batang pohon pinang yang telah dilumuri oli mesin. Padahal ada berbagai hadiah menarik yang tergantung di atas.
"Ada satu anggota kami yang pemula, dia nggak kuat karena kehabisan napas. Waktu manjat, dia ditaruh paling atas dan tiga anggota yang lain jadi pondasi dan penyangga," ucapnya.
Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya tim Sofyan Noor berhasil mencabut hadiah yang tergantung. "Lebih lima kali kami memanjat dan setiap percobaan cuma diberi waktu 3 menit sebelum diganti tim lain," ujarnya.
Total ada sepuluh batang pinang yang dipasang panitia. "Kelompok tercepat pertama dapatnya satu unit mesin cuci, sedangkan sepeda untuk kelompok tercepat kedua," jelas Suharyanto yang menjadi panitia lomba.
Peserta yang berasal dari kelurahan Lamaru menjadi tim tercepat pertama berhasil diraih tim. "Perolehan waktunya 45 detik. Tahun lalu, kelompok itu juga yang tercepat," tandasnya.
Perlombaan ini semakin seru dengan sorakan warga yang menyemangati peserta. Beberapa kali warga yang menonton tertawa lepas karena melihat celana peserta yang nyaris melorot.
Penulis: Hendra
Editor: Supiansyah