Lurah Kelandasan Ilir, Arief menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba, di mana ketika itu tidak ada hujan.”Kejadian diperkirakan pada pagi hari. Tidak ada hujan saat peristiwa terjadi,”ungkapnya.
Mendapatkan laporan adanya kasus membahayakan, petugas BPBD Balikpapan melokalisir kawasan yang rawan longsor tersebut. “Kondisi rumah retak dan tanah turun ke bawah karena keberadaan memang dibukit, sehingga tanah mudah sekali longsor dengan beban bangunan yang ada,” tuturnya.
Dia mengimbau kepada pemilik rumah agar dapat mengungsi ke lokasi aman. Menunggu adanya perbaikan. “Saya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi longsor yang ada di lingkungan rumah,”pintanya.
Seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan mengakui lantai rumah naik ke atas sejak Sabtu sore. Padahal rumahnya sempat diperbaiki pada tiga bulan lalu.
“Ubin lantai ini naik keatas kayak bunyi ledakan. Kejadian sejak kemarin sore. Rumah ini sudah saya betulin 3 bulan lalu. Waktu itu ada kerusakan kecil-kecil di perbaiki sendiri,”kata Sunar pemilik rumah yang berdampak.
Kendati sudah ada peringatan dari pihak Lurah untuk mengungsi, namun Sunar enggan mengikuti lantaran menjaga barang berharga. “Belum tahu mau numpang di mana yah saya tempati aja sementara sambil dibaiki sedikit sedikit,”tandasnya. (yud)