"Bu, berapa sekarang harga telurnya? Ini kiriman dari mana? Ada nggak telur lokal? Pasokannya aman aja, Bu?," tanya Iwan Wahyudi, Wakil Ketua Komisi II, Iwan Wahyudi kepada pedagang.
"Sekarang turun Rp4 ribu per piringnya, Pak. Kalau sebutirnya, saya jual Rp1.600 ada juga Rp1.500 tergantung ukuran. Kalau telur lokal kiriman dari Samboja, sebutirnya Rp1.400, Pak," jawab Yati, pedagang telur tersebut.
Selain telur, harga ayam potong di pasar ini juga terbilang lebih murah ketimbang di pasar tradisional lainnya. Meski juga dikeluhkan pedagang karena tetap sepi pembeli. "Pernah kosong lima hari, setelah itu ayamnya datang tapi sudah naik harga. Awalnya Rp17 ribu lalu naik bertahap seribu seribu sampai sekarang jadi Rp25 ribu per kilogram. Kalau saya jualnya mulai Rp32 ribu sampai Rp45 ribu per ekor," ujar Hijrah, pedagan lainnya.
Iwan Wahyudi menjelaskan peninjauan ini untuk monitoring ketahanan dan kualitaas komoditas pangan yang dijual selama Ramadan. Nantinya Komisi yang membidangi perekonomian ini akan mengajak Dinas Perdagangan dan instansi terkait lainnya untuk Rapat Dengar Pendapat atau RDP. "Kami akan membahas kesiapan pasokan menghadapi lebaran nanti," sebutnya.
Penulis : Hendra
Editor: Aspian