KPUD Balikpapan baru menerima surat suara jam sembilan malam nanti setelah Kantor Pos mendistribusikan surat suara ke 9 kabupaten kota lainnya di Kaltim. Untuk pemilihan di Balikpapan, KPUD mendapatkan 414.518 lembar surat suara ditambah 2,5 persen. "Nanti suratnya dihitung dan disortir karena bisa saja ada yang rusak atau kurang kirim," lanjutnya.
KPUD telah merekrut 60 orang tenaga sortir yang tugaanya tak hanya memeriksa dan menghitung surat suara tapi turut melakukan pelipatan kertas bergambar 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur. "Mereka kita rekrut selama seminggu dengan honor kalau nggak salah Rp150 atau Rp200 per lembar surat suara. Kalau mereka sanggup seribu lembar sehari sudah dapat 150 ribu atau 200 ribu Rupiah," jelasnya.
Pelipatan surat suara harus dilakukan karena dari pabrik hanya terlipat sekali. Sementara surat suara harus terlipat 4 kali sesuai dengan jumlah pasangan calon. Tak hanya surat suara, KPUD juga telah menerima logistik lainnya berupa 2.726 botol tinta yang akan dibagi ke 1.363 TPS. Termasuk sebagian template untuk pemilih tunanetra. "Kalau tinta itu, nantinya setiap TPS dapat dua botol. Nah, kami masih kekurangan template karena yang datang baru sebagian dari seluruh jumlah TPS. Seharusnya satu TPS satu template," tutup Noor Thoha.
Penulis : Hendra
Editor: Aspian