Rupiah Melemah, Bentuk Tempe Berubah
1 menit baca931 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Puasa Ramadan baru berlangsung dua hari, namun harga kedelai impor ternyata sudah naik sejak dua pekan lalu. Ynag tadinya hanya seharga Rp7,200, naik menjadi Rp8 ribu per kilogram. Namun naiknya bahan baku tempe ini bukan karena jelang puasa Ramadan melainkan karena nilai tukar rupiah yang lemah. Rp14 ribu per 1 US$.
Kondisi ini pun berimbas ke produksi tempe. Para perajin di IKM Somber terpaksa mengurangi bentuk tempe yang diproduksi. "Sehari saya membutuhkan 250 kilogram kedelai, kalau diproduksi bisa jadi 800 bungkus tempe berbagai ukuran dan 38 ember atau 7.200 potong tahu," kata Rukyat, perajin tahu tempe kepada Korankaltim.com Jumat (18/5) sore tadi.









