“Sudah 2 minggu ini ayam ras terserang IBH. Makanya harganya menjadi naik karena pasokannya dikurangi. Selain itu juga karena mahalnya harga pakan,” kata Yosmianto, Kamis (17/5).
Yosmianto memastikan penyakit IBH tidak akan menular ke manusia sehingga ayam yang dipasok dari kawasan Karang Joang hingga kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, pun tetap aman dikonsumsi.
“Ayam yang terserang IBH juga lagi diperiksa oleh tim dari pusat,” ujar Yosmianto yang mengungkap rata-rata konsumsi ayam per hari sebanyak 30 ribu ekor di kota Balikpapan.
Selain ayam potong yang mengalami kenaikan harga, kondisi serupa juga terjadi pada komoditas daging sapi yang harganya kini mencapai Rp125 ribu dari sebelumnya Rp120 ribu per kilogram, dikarenakan stok sapi yang juga berkurang.
“Sebenarnya akhir bulan ini kapal ternak gagasan Presiden Joko Widodo mau masuk. Tapi belum tahu, apakah ada pedagang kita yang memanfaatkan itu,” sebutnya.
Pasalnya, masuknya kapal ternak itu diyakini berdampak pada pengurangan biaya transportasi angkutan sapi dari Gorontalo ke Balikpapan. “Satu kapal bisa muat 500 sapi dan rutenya nanti dari Balikpapan ke Samarinda,” pungkasnya. (hn518)