Hal tersebut dilihat bahwa Puskesmas itu, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Selain itu lokasi Puskesmas di atas air justru bisa menjadi keunikan tersendiri.
“Puskesmas margasari kita cek kalau memang tidak standar, ya kita rubah jangan salahi prosedur. Kalau bisa kan bagus unik Puskesmas di atas air unik juga kan,” kata Rahmad.
Menurutnya, sepanjang tidak menyalahi regulasi pembangunan Puskesmas seharusnya bisa dilaksanakan. “Saya pikir lebih unik, lain daripada yang lain. Itu kan bisa memasyarakatkan masyarakat terhadap puskesmas di seputaran kampung atas air,” ujarnya.
Diketahui bahwa pembangunan Puskesmas ditaksir mencapai Rp 15 miliar. Rahmad optimistis bisa terbangun.
“Jangankan Rp15 miliar, gedung puluhan miliar bisa dilaksanakan sepanjang itu banyak manfaatnya untuk masyarakat,” tandasnya, tanpa memastikan waktu dimulainya pembangunan Puskesmas itu. (yud)