“Sisanya ada 26 e-warung nanti ikut di agen briling BRI. Jadi e- warung itu dikelola oleh kelompok usaha bersama yang anggotanya keluarga miskin,” katanya, belum lama ini.
Dia menuturkan bahwa para KPM akan mendapatkan uang senilai Rp 110 ribu dari Kemensos, yang digunakan untuk berbelanja kebutuhan di e-warung.
“E-warung boleh melayani masyarakat di luar Gakin. Untuk e- warung, dananya dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Menurutnya keberadaan E warung sangat efektif dibanding dengan sistem konvensional.” E-warung untuk membantu dari sisi distribusi rastra agar tepat sasaran tepat waktu, kualitas dan tepat administrasi. Kalau sistem konvensional didistribusikan di titik, bagi tidak efektif,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa KPM diperbolehkan membeli beras dengan kualitas premium maupun super.
“Ada dana Rp110 ribu KPM membelanjakan ke e-warung. Terserah beli beras ke premium dan super. Tapi dibatasi pada kartu terisi Rp110 ribu. Dengan adanya e-warung otomatis kualitas terjaga,” tandasnya. (yud)