"Omset untuk weekend turun 30 persen. Kami meminta secepatnya bisa dibersihkan kepada siapa yang bertanggung jawab, supaya kegiatan di lokasi ini kembali bisa dinikmati masyarakat,"ujarnya saat ditemui media ini, Senin (2/4).
Bau menyengat dari tercemarnya kawasan Pantai Kilang Mandiri dikeluhkan para pengunjung. Biasanya pada akhir pekan, masyarakat melakukan kegiatan liburan bermain.
"Dampak bau luar biasa kegiatan bermain ke pantai dan sering ada event saat ini berkurang. Seperti yang kemarin ada masyarakat yang terpaksa membatalkan kegiatan karena banyak tumpahan minyak di pantai Kilang Mandiri," keluhnya
.Jumlah pengunjung untuk hari biasa juga berkurang. Biasanya mencapai 100 pengunjung sedangkan weekend mencapai 300 pengunjung. Akan tetapi kini menurun 30 persen.
"Kalau buka biasa dari pagi jam 11 siang. Sehari kunjungan bisa 50 sampai 100 kalau weekend bisa 300 orang. Penurunan paling terasa di weekend 30 persen," sebutnya.
Pantauan media ini, aie laut di sepanjang pesisir pantai Kilang Mandiri berubah warna gelap. Air laut menjadi kental dan berminyak. Kondisi ini tentu sangat tidak nyaman bagi para pengunjung yang ingin menghabiskan liburan dengan bermain di pantai berminyak.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Firman Hidayat