Kepada Rudi Taufana, Isran berpesan agar bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. “(pelantikan) Lancar aja, tak masalah. Kan itu lama sudah tertunda, setelah meningalnya Pak Imron Rosyidi. Harapannya Pak Rudi bekerja dengan job deskripsinya, sesuai tugas pokok fungsinya, dan bagaimana melaksanakan tugasnya sebagai KI,” kata Isran.
Dilanjutkannya, apa yang dikerjakan KI sejauh ini sudah cukup baik. Namun demikian, lanjut Isran, KI perlu terus mendorong agar keterbukaan informasi di Kaltim semakin baik. “Bisa saja ada yang tidak disampaikan ke umum. Jadi kalau ada instansi yang pelit memberikan informasi, tidak salah juga. Karena itu memang ada sifatnya yang harus dirahasiakan. Kecuali yang memang wajib disebarkan tapi kalau yang tidak update saya minta diperbaiki,” tukas Isran.
Sementara Rudi Taufana mengaku beberapa hal akan menjadi fokus utama program yang akan dikerjakannya, usai dilantik Isran. “Yang jelas saya akan melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh Pak Imron dengan baik. Selanjutnya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat semakin mengerti apa itu Komisi Informasi,” paparnya.
Rudi yang berasal dari kalangan swasta tersebut, mengaku jika selama ini sudah ada instansi pemerintah dilingkup Pemprov Kaltim yang sudah memberikan informasi dengan baik kepada masyarakat. Namun ia juga tak menampik, jika masih terdapat beberapa instansi yang belum sepenuhnya mengerti.
“Ada OPD yang sudah baik, tapi ada juga yang masih di tutup-tutupi. Targetnya kedepan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang masuk. Ada beberapa sidang sengketa informasi yang akan segera ditangani, jumlah kasusnya berapa saya belum cek ya. Yang pasti itu akan menjadi salah satu dfokus pertama kami,” pungkasnya. (adv/rs)