Gubernur Sampaikan Kaltim Siap Jadi Ibu Kota ke Presiden


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     6 bulan yang lalu     1.533 kali
img

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menyatakan akan menyampaikan semua kesiapan Kaltim jadi pilihan ibu kota negara kepada pemerintah. Awang Faroek tak akan menyiakan kesempatan lawatan Presiden Jokowi ke Kaltim, Kamis (13/7) hari ini untuk meyakinkan kesiapan daerahnya.

“Saya yakin yang pertama menyampaikan kesiapan ibu kota ke Presiden ya Gubernur Kaltim, karena besok (hari ini) dia (Presiden Joko Widodo) datang,” kata Awang Faroek kepada awak media, kemarin.

Awang Faroek berjanji akan meyakinkan Presiden agar Kaltim sangat siap sebagai salah satu daerah yang dipertimbangkan untuk lokasi pemindahan Ibukota negara. Bahkan, dirinya telah menyiapkan lokasi yang strategis untuk pemindahan ibukota.

“Saya (sendiri) langsung yang melobi, tentu sudah ada dukungan DPR RI, Hetifah sudah berjuang disana, Awang Ferdian juga, kita semua sudah berjuang mudah-mudahan kita menang,” ujarnya.

Soal kesiapan lahan, Awang Faroek menyatakan ada sekitar 2.500 hektare (ha) lahan milik pemerintah yang bisa dipergunakan. Namun demikian, Awang mengatakan berapapun luas yang dibutuhkan untuk lokasi pemindahan ibu kota, Kaltim siap menyediakan.

“Saya jamin Kaltim merupakan daerah yang aman sehingga tepat dijadikan ibu kota negara, juga bebas gempa, bebas macet sehingga aman dan layak,” kata dia.

“Kaltim akan menjadi Singapore kedua, karena lokasinya strategis,  pengembangan kawasan Asia Timur. Kita tidak lagi mengandalkan Singapore, bisa direct coal langsung dari Kaltim,” paparnya.

Terpisah, dua anggota DPR RI dapil Kaltim, Hetifah Sjaifudian dan Ichwan Datuk Adam mendukung kalau Kaltim yang dipilih.

Hetifah menilai Kaltim layak karena posisinya tepat berada di tengah nusantara.

“Dari segi akses darat, laut, dan udara Provinsi Kaltim lebih tepat. Ditambah rasio bencana alam yang relatif kecil, lahan masih luas, masyarakat yang beragam dan terbuka terhadap perubahan, dilewati alur pelayaran ALKI 2 dan alur penerbangan nasional dan internasional, serta kontribusi yang besar selama ini terhadap pemerintah pusat,” ungkap Hetifah.

Senada dengan Hetifah, anggota DPR RI lainnya Ichwan Datuk Adam juga sangat mendukung pemindahan ibu kota ke Kaltim. “Bukan 100 persen lagi saya mendukung, tapi 1.000 persen mendukung Kaltim jadi ibu kota negara,” kata Datuk Adam, Rabu (12/7) kemarin.

Kaltim kata dia sangat siap jika menjadi ibu kota. Lahan sudah ada, infrastruktur tersedia, lapangan terbang internasional dan pesawat tiap lima menit turun. “Pokonya Kaltim yang paling siap,” sebut dia.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah sudah memastikan ibu kota negara pindah ke Kalimantan. Kepastian lokasi, masih dalam kajian. Pemerintah juga sudah mulai menyiapkan segala keperluan lahan. (rs/sab)



baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
15 menit yang lalu | dibaca 75 kali
img