Masalah Tenaga Kerja Bukan Semata Pemerintah


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     4 bulan yang lalu     856 kali
img TUTUP MAGANG: Meiliana menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta pemagangan dalam negeri yang sukses direkrut pasar kerja.

SAMARINDA - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Dr Hj Meiliana menegaskan ketenagakerjaan merupakan masalah yang bersifat fungsional, spesifik dan sektoral, sehingga permasalahannya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau Disnakertrans semata tetapi juga tanggung jawab semua pihak. 

“Permasalahan bersama pengusaha, pekerja dan masyarakat. Permasalahan ketenagakerjaan tidak mungkin bisa diatasi oleh pemerintah, tetapi harus ditangani secara bersama-sama antara pemerintah, pengusaha dan pekerja lintas sektor dan bidang,” kata Meiliana saat menutup pelatihan pemagangan dalam negeri yang dilaksanakan di aula Disnakertrans Kaltim, Senin (18/12). 

Dalam mengatasi pengangguran, lanjut Meiliana pemerintah telah berupaya melaksanakan berbagai kegiatan seperti padat karya, pelatihan berbasis masyarakat, pelatihan berbasis kompetensi, pelatihan kewirausahaan, pameran bursa kerja (job market fair) dan program pemagangan dalam negeri. 

Kebijakan komprehensif yang dibutuhkan sebagai solusi penyelesaian masalah ketenagakerjaan adalah berkaitan perluasan kesempatan kerja. Di samping pembinaan angkatan kerja dan peningkatan keselamatan dan kesehatan pekerja. 

“Kebijakan tersebut dapat berupa peningkatan investasi, kebijakan mengenai pengendalian angkatan kerja, kebijakan pelatihan tenaga kerja, kebijakan penempatan tenaga kerja, kebijakan perlindungan, dan peningkatan kesejahteraan pekerja,” kata Meiliana. 

Berdasarkan data BPS yang dirilis pada periode Agustus 2017, lanjut Meiliana jumlah angkatan kerja di Kaltim mencapai 1.654.964 orang, berkurang sebanyak 62.928 orang dibanding angkatan kerja Agustus 2016 sebanyak 1.717.892 orang.

Jumlah penduduk yang bekerja di Kaltim pada Agustus 2017 mencapai 1.540.675 orang, berkurang sebanyak 40.564 orang dibandingkan keadaan Agustus 2016 sebesar 1.581.239 orang.

Sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 6,91 persen atau sebanyak 114.289 orang, mengalami penurunan dibanding TPT Agustus 2016 sebesar 7,95 persen atau sebanyak 136.653 orang,” kata Meiliana. (mar/sul/ri/adv) 

berita TERKAIT


baca LAINNYA