LAN Samarinda Raih Juara I Kompetisi Inovasi 2017


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 bulan yang lalu     408 kali
img meiliana

SAMARINDA - PKP2A III LAN Samarinda kembali meraih Juara I di ajang kompetisi inovasi antar unit kerja di Lembaga Administrasi Negara (LAN) tahun 2017. Setelah sebelumnya meraih The Best Financial Performance 2017 dari Kepala LAN RI, 6 Agustus 2017, Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi dari Menteri PAN dan RB, Selasa (12/12) dan BMN Award 2017 dari Kepala Kanwil DJKN Kementerian Keuangan Provinsi Kalimantan Timur-Kalimantan Utara pada 13 Desember 2017. 

Ajang yang baru pertama kali digelar ini diikuti 22 unit kerja di lingkungan Lembaga Administrasi Negara yang tersebar di Indonesia. Kompetisi inovasi ini digelar di Kampus PKP2A I LAN Jatinangor bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional LAN RI pada 12-15 Desember 2017. 

“Saya berharap kompetisi inovasi ini dilakukan setiap tahun. Tujuannya tentu untuk merangsang dan mendorong kreatifitas dan inovasi masing-masing unit kerja,” kata Kepala PKP2A III LAN Mariman Darto usai menerima penghargaan, Jumat (15/12). 

Mariman mengatakan setiap unit kerja wajib menyampaikan paparannya tentang progres inovasinya yang telah ditargetkan diawal tahun 2017 lalu. Di lingkungan LAN setiap JPT Pratama dan JPT Madya wajib menandatangani kontrak kerja inovasi selama setahun. Kemudian diakhir tahun akan dievaluasi sekaligus ditetapkan inovasi terbaik.

PKP2A III LAN Samarinda menyampaikan 12 inovasi terbaiknya. Kedua belas inovasi tersebut, yaitu Go Spirit, inovasi dalam rangka membangun budaya kerja produktif dan selalu bersemangat selama di tempat kerja. Osoji, budaya bersih-bersih lingkungan kantor dan juga lingkungan di luar kantor. KO-TAK Disiplin, inovasi budaya disiplin dari dalam diri pegawai sendiri dimana pegawai yang tidak disiplin memilih sendiri panishmentnya. 

One Day One Ayat (ODOA) menumbuhkan dan mendorong budaya religius dalam lingkungan kantor, OJS untuk JBA ini adalah upaya kita mentransformasi Jurnal Borneo Administrator (JBA) menjadi jurnal bereputasi internasional. Simbagmin, Inovasi Bagian Administrasi yang terintegrasi yang berusaha menggabungkan semua aplikasi administrasi kesekretariatan, seperti e-cuti, e-penugasan, e-SPIP CEE, e-monev dan lain-lain. 

SINOPADIK (sistem inovasi pasca Diklat) ini adalah bentuk lain dari evaluasi terhadap keberlanjutan inovasi para alumni Diklat Kepemimpinan tingkat 4 dan tingkat 3 dan dikompetisikan di level regional kalimantan. TSO (tracer Study online) adalah inovasi tata kelola alumni diklat. Manajemen Diklat Online adalah tata kelola diklat sejak perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan secara real-time (online). BERKIBAR, (bersama kita belajar) adalah inovasi untuk mendorong budaya literasi sekaligus membangun budaya akademik para peneliti, analis kebijakan, widyaiswara.

PRO-KON membangun budaya debat antar pegawai sekaligus mengelola budaya kritis dalam menganalisis isu-isu kontemporer bidang administrasi negara dan yang terakhir adalah KAYUH BAIMBAI, program gotong royong untuk membangun Sungai Karang Mumus (SKM) yang bersih dan sehat. “Semoga membangun kultur inovasi akan memajukan dan menyejahterakan kawasan Kalimantan,” jelasnya. (jay/sul/ri/adv)


baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
4 menit yang lalu | dibaca 57 kali
img
korankaltim
korankaltim
5 menit yang lalu | dibaca 62 kali
img