Selasa, 02/10/2018
Selasa, 02/10/2018
SELAMAT BERTUGAS : Isran Noor dan Hadi Mulyadi sesaat sebelum dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/10).
Selasa, 02/10/2018

SELAMAT BERTUGAS : Isran Noor dan Hadi Mulyadi sesaat sebelum dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/10).
JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo melantik Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/10) pukul 11.00 WIB. Pelantikan Isran dan Hadi dilakukan bersamaan dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan wakilnya Mawardi Yahya.
Prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan petikan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 173/p dan 174/p Tahun 2018.
Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Kerja, Gubernur Kaltim sebelumnya Awang Faroek Ishak, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Wakil Ketua Umum PKS Hidayat Nur Wahid.
Isran Noor berjanji akan menuntaskan janjinya saat kampanye. Isran menegaskan akan memprioritaskan delapan elemen yang dibutuhkan masyarakat Kaltim, mulai dari kemiskinan hingga pengembangan SDM.
”Masalah kemiskinan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengembangan SDM, termasuk terkait difabel, delapan yang kami siapkan dalam visi dan misi itu tidak ada yang tidak prioritas,” ujar Isran.
Selain itu, kepala daerah yang diusung PKS, Gerindra, dan PAN itu akan segera meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan masyarakat Kaltim. Kemudian, lanjut dia, Pemprov Kaltim juga akan membenahi infrastruktur guna konektivitas antar daerah.
“Infrastruktur semua. Jadi, sekarang kan di kota saja, prioritas sekarang ke kawasan pedalaman,” ucap Isran.
Sementara terkait Pilpres 2019, Isran membebaskan masyarakat Kaltim untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden. Hal itu karena itu ia telah diperintahkan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk fokus dalam pemerintahan.
”Kami tidak mendukung siapa karena itu pesan dari Pak Prabowo dan Pak Sandi untuk fokus pada janji pada masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Isran memastikan Provinsi Kaltim akan mengirimkan sejumlah bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Menurutnya, bantuan yang diberikan Pemprov Kaltim akan diangkut menggunakan kapal. Bantuan itu terdiri atas pakaian, makanan, dan tenda.
SAMBANGI KPK
Usai dilantik Presiden, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo langsung mengajak Isran Noor dan Hadi Mulyadi berikut Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tjahjo mengaku kembali mengajak kepala daerah yang baru dilantik ke KPK, agar mereka mengerti area-area rawan korupsi. “Supaya teman-teman gubernur dan wakil gubernur terpilih ini lebih memahami apa yang menjadi program KPK, khususnya yang menyangkut masalah pencegahan,” kata Tjahjo.
Selain itu, Tjahjo mengaku kedatangannya juga untuk mengetahui pengalaman KPK menangani kepala daerah yang terlibat korupsi. Menurutnya, ada ratusan kepala daerah, baik itu gubernur, bupati, maupun wali kota yang menjadi ‘pasien’ lembaga antirasuah itu. (l6c/cnn/vn/kk)
Selasa, 02/10/2018
SELAMAT BERTUGAS : Isran Noor dan Hadi Mulyadi sesaat sebelum dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/10).
TERPOPULER