Jumat, 07/09/2018
Jumat, 07/09/2018
SEMOGA MABRUR: Seorang jemaah haji langsung sujud syukur setelah menapakkan kaki di tanah air, Jumat (7/9). Kepulangan kloter pertama kemarin membawa 454 jemaah. ( hendra / korankaltim )
Jumat, 07/09/2018

SEMOGA MABRUR: Seorang jemaah haji langsung sujud syukur setelah menapakkan kaki di tanah air, Jumat (7/9). Kepulangan kloter pertama kemarin membawa 454 jemaah. ( hendra / korankaltim )
BALIKPAPAN - Pesawat jenis Boeing 747-400 mendarat di landasan pacu Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Jumat (7/9) pukul 14.46 WITA. Pesawat asal Spanyol yang disewa maskapai Garuda Indonesia ini memulangkan 454 jamaah haji kelompok terbang atau kloter 1.
Setibanya di apron, jemaah langsung menuruni anak tangga yang telah terpasang di pintu pesawat. Di sinilah momen haru terlihat karena beberapa jemaah spontan melakukan sujud syukur karena telah sampai di tanah air dengan selamat.
Salah seorang jemaah, Sarbini mengatakan, pelayanan jemaah haji di tanah suci, baik di Makkah maupun Madinah berjalan sangat baik, mulai dari pelayanan ibadah, kesehatan hingga ketersediaan konsumsi.
“Alhamdulillah, sangat baik, sangat jauh berbeda bila dibandingkan musim haji pada 2002 silam, karena di tahun itu, saya juga berhaji. Alhamdulillah, makanan berlebihan di sana, minuman dan buah-buahan juga. Pelayanan hotel yang jadi pemondokan juga baik,” kata Sarbini.
Meski sempat terjadi badai di Arafah saat menjelang pelaksanaan wukuf, dirinya menyatakan bahwa peristiwa alam itu sudah biasa terjadi. “Itu (badai) bukan hal yang aneh, bukan hal luar biasa karena memang bisa terjadi di sana. Jemaah juga tenang ketika itu,” ucapnya.
Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Haji, Noormansyah menjelaskan, dari kloter 1 jemaah haji asal Balikpapan ini, satu orang meninggal dan dimakamkan di Soraya, Makkah.
“Seharusnya 455 jemaah, tapi karena meninggal satu orang, maka yang datang ini jumlahnya 454 jamaah,” ujar Noormansyah.
Jemaah yang meninggal ialah Pattawe bin Bakkareng Ukas. Ia menghembuskan napas terakhir setelah terjatuh di hotel.
Kepulangan jemaah ke tanah air mengalami keterlambatan hampir dua jam karena padatnya jadwal penerbangan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.
“Keterlambatan itu biasa karena teknis di sana, dan klaim asuransi untuk jamaah yang meninggal, Insya Allah, akan diurus sampai selesai. Semua akan kami bantu,” terang
Ratusan jemaah haji ini kemudian menaiki 12 bus yang telah disiapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan diantar menuju Asrama Haji Batakan. “Ada proses serah terima dulu, baru jemaah bisa pulang ke rumah masing-masing,” pungkasnya. (hn)
Jumat, 07/09/2018
SEMOGA MABRUR: Seorang jemaah haji langsung sujud syukur setelah menapakkan kaki di tanah air, Jumat (7/9). Kepulangan kloter pertama kemarin membawa 454 jemaah. ( hendra / korankaltim )
TERPOPULER