Etnis Uighur Dimata-Matai Lewat Kelemahan iPhone
2 menit baca673 kali dibaca
KORAN KALTIM.COM - Apple membenarkan etnis Uighur telah menjadi target mata-mata karena kelemahan keamanan iPhone. Apple mengungkap serangan mata-mata tersebut terfokus ke area yang sempit dan mempengaruhi kurang dari selusin situs web yang berfokus pada konten komunitas Uighur. Apple menegaskan aksi spionase tersebut bukan peretasan massal pengguna iPhone seperti yang sempat diungkap oleh pengamat Google.
Dikutip dari Reuters seperti diwartakan CNNInonesia.com, Apple mengatakan telah memperbaiki masalah ini pada Februari lalu dalam waktu 10 hari setelah diberitahukan oleh Google. Bukti menunjukkan serangan situs web hanya berlangsung dua bulan, bukan dua tahun seperti yang diungkap oleh peneliti Google. "Posting Google, dikeluarkan enam bulan setelah tambalan iOS dirilis, menciptakan kesan yang salah tentang eksploitasi massal untuk memantau aktivitas pribadi seluruh populasi secara real time. Hal ini memicu ketakutan di antara semua pengguna iPhone bahwa perangkat mereka telah dikompromikan," jelas Apple.










